Cerita Sex Kondisi Sepi | Candu Sex
VIMAX
Agen Capsa
Bandar Q agen bandarq online bandar sakong bandar sakong bandarq online
Home » Cerita Sex Tukar Pasangan » Cerita Sex Kondisi Sepi

Cerita Sex Kondisi Sepi

Bandar Sakong

Cerita Sex Kondisi Sepi.  Perkenalkan namaku Yosuha aku sudah menikah, disini aku akan bercerita yang mana istriku mempunyai kakak laki laki dimana istrinya dia adalah mantan kekasihku, lucu gak, tapi kalau gak lucu ya gak masalah sih hehe aku akan teruskan ceritaku sampai tuntas, namanya Yara kami sehabis mempunyai pasangan hidup kita agak ada jarak, dahulu jika pacaran sama Yara dia selalau membuat aku nafsu, sampai sekarang pun jika aku melihat dia libidoku menaik.

Cerita Mesum Kondisi Sepi

 cerita sex Bertukar pasangan, cerita Bertukar pasangan terbaru, cerita Bertukar pasangan ngentot, kumpulan cerita Bertukar pasangan ngentot, cerita hot ngentot, cerita nyata Bertukar pasangan ngentot, koleksi cerita Bertukar pasangan ngentot, kumpulan cerita ngentot terbaru

Kerap disuatu waktu saya berupaya menggodanya, namun susah. yara serta suaminya (kakak istriku) tinggal mengontrak satu tempat tinggal kontrakan yang kecil pas di seberang samping tempat tinggal mertuaku yang juga mertua dia. Saat saya bertandang k tempat tinggal mertua ku automatis saya pasti juga berjumpa dengannya serta suaminya.

Satu Saat saya tengah bertandang ke tempat tinggal mertuaku, pastinya dengan istri serta anakku, lantaran tempat tinggal mertuaku ada diluarkota tempat saya tingal, automatis umumnya saya bermalam.

Hari Minggu kami di sana, Saya berjumpa dengan yara, kami salam serta berbasa basi seperti umum, saya masihlah saja kagum memandangnya, apalgi dia cuma gunakan celana pendek serta kaos oblong tidak tebal, saya berupaya berlama-lama bersalaman dengannya, tp dia buru2 melepasnya.

Saya berhasrat sekali dengannya namun selekasnya kubuang jauh2 fikiran itu lantaran keluarga tengah berkumpul mustahil itu trjadi. Keesokan hari, subuh2 sekali istriku, kakaknya (suaminya yara), serta adik2nya, telah bersiap2 pergi acara keluarga sekaligu ziarah ke makam leluhurnya, mereka pergi dengan Pamannya, Ibu serta semua keluarga. Cuma Saya putuskan tak turut lantaran masihlah cape serta malas.

jadi cuma AKu serta Kakak Wanita ibu mertua yang sangatlah tua serta susah jalan yg tidak dapat turut, Oh iya yara juga tak turut lantaran dia hari itu tak libur. Sial sekali fikirku, kukiran pagi ini dapat lihat alin serta ada peluang untuk menggodanya.

Pagi itu kondisi tempat tinggal telah sepi, semuanya telah pergi, terkecuali saya serta uwa. tiba2 terdengar alin masuk dari pintu belakang dari arah kontrakannya, ajukan pertanyaan pada uwa

“wa, saklar di kontrakan rusak wa, jadi air sama lampunya gak dapat nya nyala, mana yara mesti kerja lagi, si mas sama yng lain telah pergi lagi gada yang dapat disuruhin tolong”.

Mendengar itu menginginkan rasa-rasanya saya selekasnya beranjak dari ruangan tengah tawarkan pertolongan, namun sebelumnya saya bicara uwa sdh menimpali

“Tuh ada ada Yosuha, dia gak turut, minta tolong aj ya”, mendengar itu saya segera menimpali ” Telah sini Lin saya cobalah simak sapa tau bisa”

” Ngga usah ngerepotin” jawab yara sembari berbisik ” ntra macem2 lagi”. Fikirku tau saja dia bila saya miliki kemauan macem2, namun untuk jagalah gengsi saya bilang

“Ada-ada saja, gini aj deh, pada saat saya betulin saklar dikontrakan mu, yara disni saja dahulu sampai beres, mandi disni aja” Dari gerakgeriknya dia akan menampik tetapi Uwa buru2 katakan ” ya telah saat ini cepat betulin Yo,

Yara disni saja dulu” Membawa Peralatn listrik, obeng, gunting dll, yara membimbingku ke kontrakannya, sekalian dia membawa perlengkapan mandinya untuk mandi dirumah mertua.

Sesudah Yara menjelaskan masalahnya saya juga selekasnya melakukan perbaikan saklar kontraknya, di mana saklar ini sebagai penghubung listrik induk dengan listrik tempat tinggalnya, sesaat Yara mandi dirumah mertua. Sekitaran 15 Menit telah saya melakukan perbaikan saklar di kontrakannya, Yara Juga belum juga usai mandi.

Sesekali saya bolak balik ke tempat tinggal mertua untuk mengambil sebagian kepentingan, satu kali saat saya bolak balik, saya penasaran, jiwa nakal ku nampak, Hayalku memikirkan Yara yang tengah Bugil, tanpa ada sehelai benang juga ditubuhnya, terbayang badannya dibilas sabun, payudara serta vaginanya, fikiranku juga smkn nakal aplg setauku pintu kamar mandi di sini tak dapat tertutup prima hingga ada bnyk celah untuk mengintip. ..

Uuh.. ku intip Uwa tengah dikamarnya, mungkin saja tidur, jadi hayalku memberanikan untuk Mengintip Yara yang tengah mandi, dari balik celah pintu yang rusak,. Perlahan-lahan kuintip, wow kulihat yara menyamping, bugil semua badannya dipenuhi busa – busa sabun, tangannya yang lentik menyeka perlahan-lahan toketnya,

oh.. dia meremas2 toketnya sambil memejamkan mata, melihat ini kontolku tak kuasa makin menegang, aplagi kemudian aku dikagetkan dgn adegan berikutnya: Yara Mengusap vaginanya, memasukkan jarinya kedalam vaginanya, ah apakah dia sedang masturbasi? pikrku.. terus dia mengocok vaginanya sebari mendesah tak karuan, aku semakin tegang melihatnya, kontolku tak kuasa menegang, andai saya aku dapat menyetubuhinya.. .

Sedang asik bermain dgn kelamin masing2, terdengar suara dari Dalam Ruang tengah: ” Liinn, kalau sudah mandinya, kesini dulu bentar ya..” yara yang sptnya sedang asik memainkan vagina terkaget lsg menjawab ” Iya Wa..” Begitupun dengan aku buru2 aku beranjak dari intipan ku dan segera kembali ke kontrakan yara meneruskan memperbaiki saklar.

Fyuhh.. benar2 tontonan yang membuat nafsu memuncak.. Pikiranku tidak bisa konsen memperbaiki saklar, pdhl aku sudah mau selesai. Ah kucoba hilangkan pikiran kotor itu dan kembali ke tugasku semula.

Beberapa saat kemudian yara masuk ke rumah, habis mandi dengan (sayangnya) sudah menggunakan kaos dan celana pendek, padahal harapku dia hanya memakai handuk saja. Seketika dia bertanya padaku ” belum selesai juga memperbaikinya? lama bnr” ..

Aku jawab ” ya iyalah kan harus hati2, emangnya mau kalo nyetrum dan kebakaran”.. msh terbayang bagaimana adegan tadi kulihat di kamar mandi, maka muncul hasrat ku untuk menggodanya, menyetubuhi, atau bahkan memperkosanya. Kulanjutkan tanyaku “udah mandinya Lin?” dgn agak sinis khasnya dia menjawab ” ya udah lah ngapain juga lama2″,

aku : “udah tuntas ya aktifitasnya di kamarmandi” Yara: ” maksudnya? ya udah lah dah tau udh keluar kamar mandi berarti udah donk” Aku: “yaa kirain aj ada yang masih nanggung” Yara:

Apaan sih, ga ngerti, udah ah cepetan benerin listriknya, aku mau ganti baju ni, susah kamarku kan gelap” Aku: gelap bukan berarti ga bisa ngapain2 kan.. buktinya jadi tuh anakmu waktu gelap2 kan? hahahaha.. udah tuh dicoba listriknya, coba aj lampu ama airnya ..

Yara: iya aku coba.. sebari dia coba satu persatu stopkontak, yara melanjutkan pembicaraan ” iya dulu gelap2an enak si sebelum ada si Tina (anaknya) , sekarang ..uuhh.. dah bosen kali si angga (suaminya – kaka istriku) udah jarang, eh Yosuha udah oke nih semua lampunya” Aku: ahh kan banyak alternatif.. bisa sendiri atau cari bantuan lah…

Syukurlah kalau sudah ok, dicoba juga airnya nyalain trs ganti baju kerja gih, ntr telat” Yara: ahh alternatif apaan maksudnya yo… (sebari melirik nakal kearahku), bosennya jg kali kalau sendiri,, dah aku ke kamar mandi cek dulu,

Yara berlalu menuju kamar mandi diujung belakang kontrakannya, sebari aku mengikutinya dari belakang, kalimat terakhir dari mulutnya membuat hasrat ku makin bergetar,

“bosen sendiri” dalam hatiku, hayalku trs bermunculan, apakah aku perkosa saja ketika dia di kamarmandi? kubekap dari belakang meremas toketnya, memaksanya .. tapi kalau ketauan gmn? kalau yara berteriak kencang gmn, sedang dinding pemisah antar kontrakan di tempatnya tidak tebal, tak tahan rasanya ingin menjilat lehernya yang lnjang,

menikmati langsing tubuhnya.. Hayalku sejenak terhenti oleh teriakan yara ” aduuhh yoo.. basah kuyup.. dah jalan lagi nih airnya.. tapi nyemprot banget..untung belum pake baju kerja..”

dengan segera aku menghampirinya ” ya bagus donk,, berarti dah jalan lagi, gada masalah lagi kan, baru disemprot sama air, gmn kalau semprotan yang kental..” goda ku..

Yara menjawab ” yaa kalau itu enak donk.. ” sebari dia membalikkan badan kea arah ku dan membuat mataku terbelakak,, air yang membasahi kaosnya, membuat lekuk tubuh dan payudaranya tercetak sempurna, dan yang membuatku menelan ludah adalah yara belum memakai bra!! ternyata sejak tadi dia hanya memakai kaos saja.. badanku makin gemetar..

kontolku makin ngaceng tak tertahan dibalik celana tidurku.. “heh.. melotot aj!! liatin apa ayoo… udah mau ganti baju kerja sekalian, tuh beresin tuh yang dalam celana di kamar mandi” sebari tertwa kecil keluar dari kamar mandi. dengan malu aku masuk kamar mandi segera beresin celana, ku keluarkan kontolku, sudah ngaceng sekali kontolku, tak tahan rasanya, apa aku onani saja pikirku,

ah tidak, masa sih aku menyia-nyiakan kesempatan dengan yara, tak ada orang disni.. pikirku mengalir liar, sampai tanpa sadar, ternyata yara memperhatikan aku dari balik lubang pintu kamar mandi yang memang tidak tertutup, .. “hayyo kenapa lin.. susah ni mau dituntasin, bantuin donk..” secepat itu aku langsung bicara sebari mengusap2 kontolku, dgn kelagapan yara beranjak pergi sebari bicara ” apaan sih, sendri aja gih, atau minta sama istrimu,

udah ah ganti baju dulu ah udah mau kerja nih” aku pun mngikutinya berjalan menuju kamar, kulihat dari luar, dikamarnya dia dudukdi ranjangnya spt termenung, dia hendak membuka bajunya tapi terhenti ketika tangannya menyentuh payudaranya sendiri, dia usap2nya, mungkinkah dia juga sebenarnya terangsang dan sedang ingin bercinta tapi dia gengsi untuk jujur padaku..

aku beranikan maksud ke kamar tidur kecilnya yang hanya cukup untuk satu ranjang dan sedikit ruang itu, dari belakang kubisikkan ditelinganya “aku kangen ih masa-masa kita dulu, aku kangen banget sama kamu, dah lama mendam rasa ini Lin”, dengan nada tinggi dia bilang ”

Kamu masuk kamar orang ya ga sopan, ngomongnya ngawur ah, males ah, kita tuh udah sama2 nikah, dah punya anak lagi, inget tuh,..”

aku: kalau perasaan susah Lin (kupegang bahunya ku balikkan tubuhnya sehingga menghadapku), “aku sayang banget sama kamu yara, sering aku terbayang dirimu yang jadi istriku”..tak kuasa aku memandangnya wajahnya dan memandang kaos basahnya yang setengah terbuka, tercetak jelas payudara mungilnya Yara:

“inget .. kita udah … ” belum selesai dia bicara aku langsung kecup bibirnya, kulumat bibirnya kuat2.. aku berusaha mendekap tubuhnya, sebelum yara mendorongku, duduk menjauh dari aku, berusaha unutk menamparku namun dengan segera ku pegang tangannya,

“aku sayang banget lin sama kamu, sekalian lah bantuin aku tuntasin ya..” kuberanikan diri mendekatinya lagi tanpa melepas genggaman tanganku padanya, sebelah tanganku membelai rambut lurusnya, kurebahkan kepalaku, mulutku di telinganya, kubisikan “i luv u so much lin, please.. sekali ini aja, aku janji gakan jadi panjang, ..”

kukecup langsung daun telinganya, kujilat, yara menggelinjang, dia memejamkan mata, tanpa perlawanan, kuanggap itu tanda setuju atas permintaanku. kuciumi kujilati telinganya, kuberanikan menjalarkan lidahku tak hanya di sekitar telinga, menjalar ke pipinya menuju bibirnya, sekali lagi aku kecup bibirnya, kujilati, kusedot, kali ini tanpa perlawanan, meski dia masih tak menggerakan bibirnya, aku terus melumat bibirnya, nafsu sudah membara sejak tadi,

kusogokkan lidahku kedalam mulutnya yg masih rapat, kupaksa masuk kedalam mulutnya, tak lama dia menyerah juga, kumainkan lidahku didalam mulutnya, menyentuh lidahnya, menjilati lidahnya, kurasakan dera nafasnya semakin kencang, kucekatkan tubuhnya, kulumat terus bibirnya yang mulai terbuka, sesekali membalas ciumanku perlahan.

aku mulai melepaskan genggaman tanganku, kupegang kepalanya sebari tetap menciuminya, sementara tanganku yang satu mengusap, menyentuh2 lehernya punggungnya, memainkan telinganya,

Ciuman itu berlangsung cukup lama, lama kelamaan yara mulai membalas ciumanku, dia mulai memainkan lidahnya, beradu dgn lidahku, mulutnya mulai berani melahapku, ciuman lahap dan kasarnya mulai nampak, desahan desahan nya mulai terasa trdengar ..

Hmmm Hhh hsthhh… itu yang aku suka dan aku rindu darinya.. ciuman kami semakin panas, kedua tangannya mulai memelukku, satu tangannta mengacak2 rambutku, tubuhku mulai menempel dgn tubuhnya yang masih terbalut kaos yang basah.

Tanganku mulai berani menelusup kebalik kaosnya yang basah dan setengah terbuka, kuraih toketnya yang sedari tadi tercetak dibalik kaosnya, kuremas toketnya,

AKKHHHHHHHHHH OOKHHHHHHH….OoHHhhhdsthh, erangan keras keluar dari mulutnya ketika ku remas toketnya, ku mainkan putingnya yang sudah mengeras, Kubuka kaosnya yang basah, tanpa kesulitan, kutau sejak awal dia sudah tidak memakai bra, kujalarkan lidahku kelehernya,

uhh HHsshtstthh.. yara tak hentinya mendesah tak karuan.. kulanjutkan juluran lidahku bibirku menciumi sampai toketnya yara yg masih terduduk di ranjang dan aku yang sudah setengah jojok di lantai, sebelah toketnya kujilati perlahan, sebelah kuremas dengan tanganku.. Hhhhhsthh..

kujilat toketnya perlahan memutar dari pinggir toketnya memuncak ke puting .. kutarik kencang2 putingnya, semua kulakukan bergantian kanan kiri, yang makin membuat yara nafsu nya membesar, kulanjutkan petualangan lidahku keperutnya ku perosotkan celana tidurnya, ahhh … darahku serasa makin mendesir melihat langsung pemandangan tanpa CD,

langsung kulihat vaginanya, Memeknya yang tadi hanya kulihat dari intipan di kamarmandi, kini didepana mataku dgn yara yang sudah berbugil ria. segera saja petualangan bibirku berlanjut di bibir memeknya yara. .OOhhh sedap sekali, aromanya semerbak habis mandi dicampur aroma cairan dari memeknya yang sudah becek sekali..

kulahap habis memeknya, kuciumi sekitarnya, kujulurkan lidahku masuk kedalam liang memeknya yang memang sudah longgar, kusogoh habis2n liang memeknya, yara menjerit kuat ” AHHHH oohhh… ughhh.. dibenamkan nya wajahku sedalam-dalamnya ke liang memeknya, tangannya benar2 mengacak-acak rambutku, mendorong kepala ke memeknya, sesekali mejenggut rambutku..

oohh uhh.. sedang asik memainkan memek yara, tiba2 tangannya mendorong kepalaku keluar “Yara udah ga tahan banget yon mau orgasme nih, tp gamau sekarang ya ” dia bilang. Aku hanya mengangguk dan berkata

“apapun mau kamu sayang” Yara mengangkat tubuh yang setengah jongkok untuk duduk disampingnya diranjangnya, “sekarang giliran yara” ucapnya, segera dgn kasarnya dia membuka kaosku, dikecup dan dilumatnya bibirku dgn liar, dipegangnya kepala erat2 dijilatinya pipiku bibirku, seluruh wajahku, telingaku dijilatinya kanan kiri, digitnya,, Akkhhhhhhhh Lin enak banget,,

ughh,,,,,,, tanganku pun meraih toketnya meremas2nya, sebari bibir yara menjamahi wajahku, telingaku, leherku nyaris saja di cupangnya, sebelum aku melarangnya khawatir ketauan istriku. Yara menjamahi tubuhku dengan liar, dadaku, perut buncitku,

Dia tarik puting susu ku yang berbulu, tangannya liar menjamahku, membuka celana pendekku, memerosatkannya berikut dgn CD ku, ko0ntolku sudah sangat , menegang kencang dan memerah..

Ahhh senyum liarnya yara sebari menatap liar padaku, dia menjulurkan lidahnya memainkan kepala kontolku. Akhhhh Linnn.. enak banget.. dia mengocok2 kontolku sebari menjilati ujung kontolku, dia berjongkok dilantai, memainkan kontolku, menghisapnya, naik turun, makin kencang makin kencang.. Ohh aku tak tahan lagi.. dijilatinya kontolku..

Dia kemudian mencabut mulutnya dari kontolku, dia berdiri menghadapku yang masih terduduk, kesempatan ini kupakai unutk menjilat lagi memeknya yang sudah sangat becek, meremas toketnya kuat2.. ahh indah sekali pemandangan ini tubuh yara berdiri dihadapanku, seolah dia sedang stripsis,

bergerak menggelinjang karena rangsanganku ke dlm memek dan toketnya.. baru sebentar kumenikmati itu, yara mendorongku keras, sampai aku terlentang diranjangnya, ranjang tempat biasa dia bersetubuh dgn suaminya. ucapnya ” Yara udah ga tahan yon’.. dia menaiki tubuhku diranjang, diarahkan memeknya kearah kontolku,

Bleesss,,, aakhhhh Ugghhhhhhhhhh kami mengerang bersama-sama.. Yara menindihku.. women on top,, digerak2n tubuhnya… kami berciuman liar.. berulang kali dia berkata “udah gakuat yara ih..” .. aku berusahan membanting tubuhnya, membalik posisi, kali ini dia dibawah.. aku kocokkan kontolku semakin cepat dan kencang.. erangan yara udah tak tertahankan lagi..

“trs.. ayo dong…” ucapnya.. dia trs menggelinjang menggerakan bokongnya.. ” aku juga ga kuat lin” .. ayo dong kit bareng lagi..” tenaga yara begitu kuat mendorong kembali terguling mebalikkan posisi.. dia kembali diatas, kali ini dia duduk berkuda.. menggerak-gerakan pantatnya, tubihku bangun meraih toketnya.. darahku mendesir.. sekecap saja aku sedot toketnya.. meremas toketnya..

lian sudah tak kuasa hendak keluar.. AkhhhhhhhhhhOhhh YESsss……. uughhhhhhhhhhhhhhh ” yara keluar.. Ohhhhhhhhhhhh… Peluk erat 2 yon, gigit puting yara,” suaranya mengacau tak karuan..”‘akhhhhhhhhh… kelellllllllllllllluuaarrrrrrrrr…”””” … yara orgasme” tubuhnya semakin kuat mendekap, memeknya basah…

“Kamu curang yon… ga bareng” yara berbicara kacau sebari orgasme.. tubuhnya mulai melemas… kesempatanku membalikkan lagi tubuhnya.. kali ini kukocokkan kuat2 kontolku.. akhhhh.. aku keluar lin… “kucabut dan kubasahi tubuhn dan mulutnya.

2 comments

  1. saling memuaskan dg PS…khusus paruhbaya telp/sms 08976879888

  2. Hai… khusus buat cewek” yg suka sex chat sex, video sex, phone sex..
    invite ya pin om.. 5f6927c1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*