Candu Cerita Sex Pemerkosaan Pilu | Candu Sex
VIMAX
Home » Cerita Sex Pemerkosaan » Candu Cerita Sex Pemerkosaan Pilu

Candu Cerita Sex Pemerkosaan Pilu

Cerita Sex Pemerkosaan Pilu. Sebuah gubub diman letaknya jauh dari keramaian kota, biasa tempat tersebut sering dijadikan tempat pelarian yang mana banyak orang yang meminum minuman keras, hampir warung tersebut tak pernah tutup dan tak pernah sepi dari pengunjung terutama laki laki yang ada disana rata rata adalah pemabok, perampok, preman, bandit dan apalah intinya kesemuanya adalah penjahat.
Disini ada cerita yang mana ada seorang wanita yang kesasar untuk mencari alamat dan dia bertanya kepada salah satu pemuda yang ada di warung tersebut.

Cerita Sex Pemerkosaan Pilu

kumpulan cerita sex perkosaan, cerita perkosaan sadis, cerita perkosaan nikmat, cerita perkosaan bergambar, cerita perkosaan paksa, cerita perkosaan enak, cerita perkosaan mahasiswi, cerita nyata perkosaan, cerita cerita perkosaan, cerita perkosaan pelajar, cerita perkosaan nyata, cerita perkosaan di hotel, cerita perkosaan wanita, cerita orang perkosaan, cerita perkosaan baru, cerita cinta perkosaan, cerita perkosaan pacar

“ malam pak , numpang tanya , perumahan cemara indah , dimana pak..” suara gadis itu begitu lembut , membuat birahi Imam jadi bangkit .

Imam menatap gadis itu , dia tersenyum , di otaknya mencari cara , untuk memperdaya gadis itu .“ sebenarnya bisa lewat jalan ini terus lurus , tapi jalan di depan ada galian kabel , jadi harus muter , terus lewat gang kecil di sebelah sana..” kata ronny membohonginya .

“ Oh , lewat jalan gang .. yang mana yah pak..” kata gadis itu lagi . “ wah jalannya sempit dan rusak , terus agak belok belok..” kata Imam lagi .

Gadis itu diam , sepertinya binggung . “ begini saja , biar saya antar , saya naik motor , nanti kamu ikuti motor saya ..” kata Imam .Gadis itu tersenyum , “ wah , terima kasih , jadi repotin bapak saja nih..” .

Imam tersenyum , jantungnya berdetak lebih cepat , rencananya sudah makin mendekati ke mangsanya . Imam tersenyum lagi lalu berkata “ tidak apa apa koq , tapi saya mau makan dulu yah.. di warung dalam sana .. kamu tunggu saja sebentar..” .

Imam berencana , untuk mengepungnya bersama teman temannya dan membawanya masuk ke warung itu .Tapi di luar dugaan Imam , gadis itu malah turun dari mobil suzuki carry itu. “ eh pak , saya juga agak haus .. saya ingin minum juga..” katanya .Itu langkah yang salah , gadis itu tak menyadari banyak serigala lapar di dalam sanaImam tersenyum sekali lagi , dan menatap gadis itu . Yang berpakaian seksi dan sensual.

Dia mengenakan gaun pesta . Bagian dadanya lumayan rendah membuat belahan dadanya agak terlihat .Buah dada gadis itu tidak besar, tapi padat dan bulat, dan tetap mengacung walaupun ia tidak mengenakan BH sekalipun.

Pantatnya juga terlihat bulat di tutupi oleh gaun pesta itu.Panjang gaun malam itu hanya sampai sepuluh senti di atas lutut , membuat kakinya yang panjang terlihat jelas, halus, putih mulus. Karena ketatnya gaun yang ia pakai, gadis itu berjalan perlahan, masuk ke dalam warung itu.

Rambutnya yang berwarna kecoklatan jatuh tergerai di punggungnya.Setelah gadis itu berada di dalam warung itu , Dia tidak yakin apakah memang tempat ini yang baik , setelah matanya melihat keadaan di sekelilingnya.

Ia sendiri harus bertanya beberapa kali kenapa bisa sampai ke tempat ini.Gadis itu mulai grogi , dia terus dekat Imam yang asik melahap mie instan rebus , lalu memutuskan untuk memesan teh botol dan sambil berdiri menunggu sebentar.Keempat orang yang sedang bermain kartu remi memandanginya dengan mata melotot penuh nafsu birahi .

Gadis itu sendiri merasa merinding ketika matanya menatap mata mereka. Mereka menjilati bibir mereka setiap kali mata Selly beradu pandang dengan mereka. Tak lama , suasana semakin memanas .“ pak , ayo tolong antarkan saya.” kata gadis itu pada Romy .

Imam tersenyum “ sabar yah , oh iyah nama kamu siapa sih ” .

Gadis itu tak menjawab . Tapi Imam bertanya lagi “ eh , nama kamu siapa ?” .

“  Kirana “ jawabnya singkat.“ Oh nama eloe bagus juga , “ kata Imam .  Kirana berkata lagi “ ayo pak , nanti saya bayar ongkosnya , tolong bapak antar saya sekarang “ .

Imam tersenyum sinis , lalu tangannya hinggap di pantat  Kirana dan merabanya . Gadis itu tersendak “ eh.. jangan kurang ajar yah..” katanya .

Imam tersenyum menyeringai “ he he he baru gitu aja eleo udah marah , gimana kalo gua entot loe..” .Nada bicara Imam berubah , yang tadinya lembut ,sekarang jadi kasar .

Kirana menyadarinya , ini tidak baik . Segera dia menuju ke pintu , untuk pergi dari sana . Tapi terlambat , dua orang bandit berada di depan pintu .

Mereka berdiri sambil mengusapi selangkangan mereka .”Hei Non, gimana kalo loe buka baju eleo , jadi kita bisa senang senang!” seseorang dari mereka berkata. “Gimana kalo kita nyanyi sama-sama , sambil telanjang Non?” yang lain menimpali. Kirana mulai panik , “ minggir , saya mau pergi ..” katanya .

Tapi seseorang segera mendekatinya dan menempatkan tangannya di bahunya serta mendorongnya duduk di kursi sementara preman itu sendiri duduk di sebelah  Kirana.

“ Hei , apa apa nih..” kata  KiranaKemudian tanpa aba aba , preman itu menjilat dan mencium telinga  Kirana . Kirana berontak , dan menjerit “ apa apa nih , bajingan… “ .

Lalu tangan  Kirana reflek menampar pipi preman itu . Teman temannya yang lain tertawa tawa .Tiba tiba , preman itu mencabut belatinya , dan menancap belati itu di kursi kayu yang di duduki  Kirana , tepat di antar kedua paha  Kirana .

Untungnya belati itu tak sampai melukai pahanya . Kirana hanya bisa memandangi belati mengkilap itu dengan mulut terbuka tak percaya kejadian ini harus menimpa dirinya .Ketika  Kirana tidak mengatakan apa-apa, orang itu memasukkan tangannya ke dalam gaun  Kirana, merabai pahanya dan berusaha membuka kaki  Kirana.

“ Hei , apa apa nih tolong , jangan “ .  Kirana meronta dan memandang sekelilingnya dengan tatapan memelas mohon pertolongan.“ Hei , jangan gangu dia , dia milik gua..” bentak Imam . Dan preman itu melepaskan tangannya .

Imam segera mendekati pintu dan menguncinya. Dua orang preman memegang tangan  Kirana yang terus berusaha meronta dan menjerit,

“ Tolong.. tolong… lepaskan… jangan…” dari atas tempat duduknya. Kedua laki-laki itu berkata “ yah terus menjerit .. gua suka dengar suara jeritan eleo…”Wajah  Kirana memutih pucat ketakutan, dan memohon pada mereka untuk melepaskan dirinya.

Tapi dua dari preman itu segera menarik tangannya , dan membawanya ke meja kayu , yang biasa dipakai buat makan .  Kirana terus meronta . Tangan preman itu menjambak rambutnya . Akhirnya mereka berhasil membawa dan membaringkan  Kirana di meja kayu itu .

Kemudian kedua tangannya di ikat pada kaki meja . Kini tangan  Kirana , terikat terbuka , satu ke kiri dan satu kekanan . Kini  Kirana terbaring tak berdaya , dengan tangan terikat seperti di salib . Hanya kakinya yang bergerak menendang nendang tanpa arah . Juga jerit tangisnya yang memilu .“ Yah , terus berontak , gua suka sekali melihatnya..” kata Imam tertawa .

Kirana terus berontak , dan menangis memohon dilepaskan . Tapi Imam hanya tertawa . “ eh , eloe orang minggir , liatin gua aja yah , cewek ini punya gua..” kata Imam pada teman temannya.Teman temannya hanya tertawa tawa .

Lalu Imam segera merobek gaun  Kirana , dengan bantuan belatinya . Sekali tarik gaun itu lepas seluruhnya di sertai jeritan  Kirana .Semua mata langsung tertuju pada tubuh  Kirana yang hanya memakai celana dalam hitam , dan juga bra yang hitam .Imam merangkak naik keatas meja . Tapi  Kirana segera menedangnya .

Imam cepat tanggap ,menangkis tendangannya , lalu memukul keras perutnya ,  Kirana menjerit kesakitan “ aduh , ampun jangan pukul…” .Imam pun turun lagi , dan mengikat kedua kakinya pada kaki meja itu . Kini  Kirana benar benar tak berkutik .

Dia terikat diatas meja dengan kaki terbuka lebar. “ Ha ha cewek sialan loe , ayo berontak lagi..” kata Imam. Kirana hanya bisa menitikan air mata . Dan Imam pun segera mendekatkan mukanya pada selangkanan  Kirana , menciumi aroma vaginanya yang masih terbungkus celana dalamnya.  Kirana mengelijing dan memohon “ tolong hentikan jangan lakukan ini…” .

Tapi itu sia sia saja .Imam terus saja menciumi celana dalamnya , dan tak lama dengan belatinya itu dia merobek celana dalam dan Bra  Kirana . Kini tubuh  Kirana terbuka , tanpa sehelai benang pun . Imam menatap tubuh telanjang gadis itu , demikian juga preman preman bejat lainnya.

Buah dada  Kirana yang montok , vaginanya yang kecil dengan sedikit bulu bulu kemaluannya. Imam segera mendekat ke vaginanya .

Dengan dua jarinya dia membuka lebar bibir vagina  Kirana .” wah , memek eloe masih bagus yah , apa eloe masih perawan..” kata Imam. Kirana tak menjawab , hanya terisak tangis . Imam pun mejulurkan lidah menjilati klitorisnya .

Kirana mengelijing dan meronta “ sudah tolong hentikan ” . Imam terus saja bernafsu melumat vagina  Kirana . Membuat  Kirana terus mengelijing .“ aghhh “ jerit  Kirana , ketika Imam memasukan dua jarinya ke liang wanita  Kirana .

Jari Imam menyolok nyolok vagina  Kirana dengan cepat . Jerit kesakita  Kirana , malah semakin membuat gerakkan jari Imam Liar . Imam mengorek ngorek liang vagina  Kirana . Lalu menarik jarinya keluar.Imam mencabut jarinya , menatap jarinya yang basah , menyeringai , lalu kembali memasukan jarinya di liang vaginanya . “ rupanya , eloe udah gak perawan yah.. dasar perek ” ejek Imam .

Kembali jarinya menyodok nyodok vagina  Kirana , membuat  Kirana mengeram pedih.Setelah Imam puas memainkan vaginanya , Imam melepaskan ikatan  Kirana dan langsung menariknya turun dari meja kayu itu . Kirana tersungkur di lantai , dan Imam membuka celananya .

Penis ngacung keras.Tiba-tiba, Imam menjambak rambut  Kirana dan menariknya ,  Kirana menjerit kesakitan “ ahhhh , tolong ampun…” .Imam memerintahkan  Kirana untuk segera mengulumnya dan jika ia berani mengigit penisnya, ia akan merontokan gigi  Kirana .

Imam memajukan penisnya mendekati muka  Kirana , penisnya yang sudah tegang dan keras, ia menjepit hidung  Kirana untuk membuat  Kirana membuka mulutnya.  Kirana meronta , tapi Kembali  Kirana menjerit keras , “ Ahhhh … “ ketika satu pululan tepat di mukanya

Ketika  Kirana kehabisan nafas dan membuka mulutnya untuk menghirup udara, Imam segera mendorong penisnya ke dalam mulut  Kirana. dan mulai mendorong dan menarik kepala  Kirana.Kepala  Kirana bergerak maju dan mundur tanpa henti, terus menerus. Lipstik  Kirana yang berwarna merah menempel di batang penis yang ada di mulutnya.

Dan ketika kepala penis itu masuk ke tenggorokannya  Kirana tersedak, tapi Imam tetap mendorong hingga kepala penis itu masuk lebih dalam di tenggorokan  Kirana.Air mata mulai meleleh di pipinya . Sambil  Kirana dipegangi hingga tak bergerak dengan penis yang terbenam hingga tenggorokannya. Imam kemudian menarik penisnya keluar , lalu mendorong lagi.

Setelah kira kira 10 menit , Imam menekan masuk penisnya .  Kirana tersedak , dan terasa sperma Imam muncrat di tenggorokkannya . Setelah penis itu benar benar terlepas dari mulutnya ,  Kirana segerah memuntahkan sperma yang memenuhi mulutnya.Seorang dengan perut buncit , tangannya penuh tatto segera menghapiri  Kirana.

Membuka resleting celananya , Tangannya kemudian menjambak rambut  Kirana dan mulai mendorong masuk penisnya dalam mulut  Kirana mengantikan ImamMenggerakan penisnya dengan kasar membuat penisnya kembali bergerak keluar masuk di mulut  Kirana.

Semua orang dapat mendengar suara dahi  Kirana yang menumbuk perut orang itu, dan erangan  Kirana yang terdengar setiap kali penis itu masuk jauh ke tenggorokannya.Ketika laki-laki itu akan mengalami orgasem ia mendorong kepala  Kirana hingga hidung  Kirana terbenam di dalam rambut kemaluan orang itu tanpa bisa menarik nafas.

Sperma langsung menyembur keluar memenuhi mulut  Kirana.Dan dari sudut mulut  Kirana sperma menyemprot keluar, mengalir turun, menggantung di dagu  Kirana. Kemudian orang itu mulai bergerak lagi tanpa henti.

Sperma terus mengalir keluar, jatuh dari leher  Kirana .Ketika akhirnya ia menarik penisnya dari mulut  Kirana,  Kirana megap-megap menarik nafas dan terbatuk-batuk memuntahkan sperma yang masih ada di tenggorokannya.Dua orang kemudian memegangi  Kirana sementara yang lain mulai melepaskan pakaian mereka.

Kirana sendiri tak berdaya untuk melarikan diri, setelah baru saja ia mengalami shock.Ketika semuanya telah telanjang bulat, kembali  Kirana diangkat dan diletakan di atas meja kayu dan langsung dipegangi oleh empat orang laki-laki, setiap orang memegangi tangan dan kakinya.

Kaki  Kirana terbuka lebar dan tubuhnya telentang.Imam kembali mendekat dan naik ke atas meja. Perlahan ia menggosokan penisnya yang besar ke kaki  Kirana. Yang lain hanya bisa memandang iri pada penis Imam yang panjangnya hingga 25 senti dan selalu ia yang mendapat kesempatan pertama. Imam memerintahkan orang di dekat kepala  Kirana untuk mengangkat kepala  Kirana hingga  Kirana bisa melihat ketika penis Imam mulai masuk ke vagina  Kirana.

Orang yang memegangi kaki  Kirana berusaha membuka kaki  Kirana lebih lebar. Dengan satu kali dorongan keras, penis Imam dengan keras memasuki vagina  Kirana.  Kirana menjerit sekeras-kerasnya,

“ AaHHHGG . . .” dan makin meronta-ronta, tanpa daya menghentikan Imam memperkosa dirinya.Imam sendiri menikmati sekali segala jeritan dan rontaan  Kirana. Ia menyeringai setiap kali  Kirana menjerit kesakitan.

Ketika Imam sedang memperkosanya, laki-laki lainnya ikut menyakiti  Kirana dengan mencubit, meremas, meraba, mengisap, mengigit, menjilat dan menciumi seluruh tubuh  Kirana.Mereka mulai dengan memainkan buah dada  Kirana dan mengisapi puting susunya, tangan-tangan mereka juga menarik-narik dan menjepit puting susunya.  Kirana terus menjerit , pilu “ ahhhggg ampun Ahhhh hentikan tolong….” .

Kaki  Kirana diangkat tinggi-tinggi dari atas meja sementara tangan-tangan merabainya, menikmati halusnya kaki  Kirana.Beberapa menit kemudian jeritan  Kirana hanya tinggal erangan dan rintihan tapi Imam tetap memperkosa  Kirana tanpa henti, terus bergerak makin cepat.

Setelah lama kemudian, Imam menarik penisnya hingga hampir terlepas dari jepitan vagina  Kirana, ia mengerang dan maju mendorong ke depan sekuat tenaga.Kepala  Kirana terdongak dan jeritan melengking terdengar, melolong panjang keluar dari mulut  Kirana “ AGHHHH………”. Imam mengejang beberapa saat penisnya menyemburkan sperma ke dalam vagina  Kirana.

Setelah Imam mencabut penis , spermanya pun berhamburan keluar dari liang vagina  Kirana yang membengkak dan memar.Laki-laki yang lain kemudian melepaskan pegangan  Kirana dan bertengkar mengenai giliran siapa selanjutnya. Kirana hanya bisa berbaring , menangis , tubuhnya menjejang kesakitan . kaki dan tangannya masih terbuka lebar, ia menangis histeris. Ia telah diperkosa , dilecehkan, harga dirinya di injak injak .

“Eh perek , kenapa nangis , Loe mustinya nikmatin, soalnya masih banyak cowok yang antri , semua mau cobain memek eloe kita baru aja mulai!” katanya pada  Kirana.Seorang laki-laki segera naik ke atas meja setelah Imam turun. Sekarang,  Kirana dapat merasakan bagaimana bibir vaginanya perlahan membuka kembali dan penis itu sedikit demi sedikit masuk ke dalamnya.

Kesakitan kembali tercermin di wajah  Kirana, ketika ia merasa tubuhnya seperti dirobek oleh penis yang masuk. Kirana mengerang lagi “ aghhh sakit…””Loe jangan belagu deh! Kalo lo nggak suka sama punya gue atau punya temen gue tadi, masih ada yang laen! Cepet atau lambat lo pasti temuin yang lo suka!” bentak orang itu.

Perkataan orang itu membuat apa yang telah ia takutkan selama ini menjadi nyata.  Kirana akan diperkosa bergantian oleh seluruh orang yang ada di bar itu. Dan ia tidak punya pilihan sama sekali.  Kirana hanya bisa menyerahkan dirinya dan melayani mereka hingga selesai.Sekarang  Kirana hanya berharap ia bisa keluar dari situ hidup-hidup, dan berharap tidak ada seorangpun yang tahu apa yang telah ia alami.

Tak lama preman itu menyemburkan spermanya ke dalam vagina  Kirana yang sudah terisi oleh sperma Imam. Lalu dengan segera orang lain menggantikan laki-laki itu, kemudian laki-laki lain menyusul, setelah itu temannya juga mulai memperkosa  Kirana. Kirana tidak bisa lagi menahan rasa sakit dan ia sudah kehabisan tenaga melayani laki-laki itu.

Kirana lalu menangis dan memohon pada semuanya agar melepaskan dirinya.” Sudah tolong lah Ahhh saya , sudah tak kuat , ahhh sakit…” .Tapi Laki-laki yang sedang menindihnya meremas buah dada  Kirana keras-keras hingga  Kirana menjerit kesakitan.

“ AHHGGG sakit hentikan tolong…” . Dan menarik puting susunya dengan kuat “ AGHH sakit ampunnn…””Jangan berisik! Lo belon ngelayanin temen-temen gue! Masih ada lima orang lagi!” bentaknya pada  Kirana.Tiba-tiba orang itu menarik penisnya keluar dan merangkak ke dada  Kirana.

Kirana sudah sangat ketakutan sekarang hingga ia hanya bisa berbaring dengan mata terpejam erat, menunggu orang selanjutnya yang akan mengambil giliran memperkosanya.Ia sama sekali tidak menyadari orang yang baru saja memperkosanya mengarahkan penisnya ke muka  Kirana. Dan tepat sebelum orang itu orgasme  Kirana membuka matanya.

Sperma segera menyembur ke seluruh wajah  Kirana. Sehingga seluruh sperma itu keluar menyembur dari penis itu.Ketika orang itu puas ia menarik rambut  Kirana dan menamparkan penisnya ke wajah  Kirana. “satu-satunya yang boleh loe mohon cuma ini tau? Loe sendiri yang masuk ke sini pake pakaian merangsang kayak perek , dan loe mohon kita berhenti?

Lo bercanda apa? Lo musti ngelayanin kita sampe kita nggak bisa bangun lagi! Ngerti” Orang itu membentak  Kirana.Lima orang terakhir kemudian mengambil giliran masing-masing dan memperlakukan  Kirana sama dengan orang sebelumnya.

Ketika hampir orgasme, mereka menarik penisnya keluar, merangkak di atas dada  Kirana, dan memyemprotkan sperma mereka ke seluruh wajah dan buah dada  Kirana kemudian menarik rambut  Kirana untuk membersihkan penis mereka.

Dan ketika orang yang terakhir selesai  Kirana berbaring hampir tak sadarkan diri.Wajah, buah dada, dan puting susu  Kirana seluruhnya dilumuri sperma. Sperma itu mengalir turun dari sisi wajahnya, masuk ke telinga dan leher  Kirana.  Kirana tidak bisa membuka matanya karena semuanya tertutup oleh sperma.

Kirana harus bernafas melalui mulutnya karena sperma sudah masuk ke hidungnya.Rambut  Kirana yang kecoklatan terlihat kusut karena terkena sperma yang mengering di rambutnya. Ketika orang-orang itu beristirahat sejenak,  Kirana hanya berbaring di atas meja , kakinya terbuka lebar dan sperma mengalir keluar dari vaginanya, menunggu orang selanjutnya memperkosa dirinya.

Vagina  Kirana tampak memar, memerah, dan terasa sakit karena baru saja dimasuki sepuluh orang bergantian tanpa henti.Dua orang menarik tubuh  Kirana turun dari meja itu dan menyeretnya ke kamar mandi.

Mereka kemudian membersihkan tubuh  Kirana dengan kertas tisu yang kasar dari sperma yang menempel. Dan ketika tubuhnya diseret keluar lagi,  Kirana melihat meja tadi telah dipindahkan ke pinggir ruangan.Di tengah ruangan itu sekarang tergelar matras kusam dan delapan laki-laki telanjang bulat berdiri mengelilinginya.

Kirana didorong ke tengah-tengah lingkarang orang itu, hingga ia terjatuh ke atas matras, tubuhnya tersungkur tak berdaya untuk mengangkat tubuhnya. Kirana merasakan tangan-tangan di seluruh tubuhnya mulai menarik, mendorong dan mengangkat tubuhnya. Ketika  Kirana membuka matanya ia melihat seseorang telah berbaring telentang di bawah tubuhnya.

Orang itu adalah si Imam, dan penisnya sudah tegak berdiri. Kedua bibir vagina  Kirana kemudian dibuka oleh dua pasang jari-jari ketika perlahan tubuh  Kirana diturunkan mengarah ke penis Imam. Dengan sisa-sisa sperma yang ada, penis itu dapat lebih mudah masuk ke dalam vagina  Kirana.Dan  Kirana sendiri hanya mengerang, merasakan kembali sakit “ Ahggg Aghh perih tolong hentikan sudahh..

”Seseorang kemudian menarik rambutnya, dan sebuah penis lain mendekati mulutnya.  Kirana dengan perlahan membuka mulutnya, berharap mereka tidak akan menyakitinya jika ia menuruti kemauan mereka. Penis itu masuk hingga ke tenggorokan  Kirana dan berhenti tak bergerak.Selanjutnya  Kirana merasakan sebuah tangan mendorong tubuhnya hingga turun.

Kemudian tangan-tangan lain mulai membuka belahan pantatnya.  Kirana panik dan berusaha merangkak menjauhi tangan-tangan itu. Dengan merangkak  Kirana membuat penis di mulutnya masuk makin dalam ke tenggorokannya.

“Hei, lo suka juga akhirnya! Kalo gitu ayo mulai aja sayang!” kata orang yang memasukan penisnya ke mulut  Kirana sambil tersenyum.Ia mulai menggerakan pinggulnya secepat dan sekuat tenaga. Tubuh  Kirana yang terdorong mundur karena gerakan orang itu, disambut dengan sebuah penis lain di liang anusnya.

Sekarang rasa sakit yang perlahan mulai hilang dari tubuh  Kirana, kembali menyengat seluruh tubuhnya.Rasa sakit itu semakin menjadi-jadi, sakit yang tidak pernah dirasakan  Kirana sebelumnya. Pikiran  Kirana menjerit-jerit kesakitan, sedangkan mulutnya hanya bisa mengeluarkan suara tidak jelas diredam oleh penis yang keluar masuk.

Rasa sakit itu makin menjadi-jadi, ketika ketiga orang itu mulai bergerak berirama. Tubuh  Kirana seperti terkoyak-koyak ketika penis-penis itu bergantian keluar masuk di dalam vagina dan anusnya.Dua orang kemudian mendekat memegangi tubuh  Kirana hingga ia tidak terjatuh ke samping. Semua lubang di tubuh  Kirana, mulut, vagina dan anus dipergunakan oleh mereka untuk memuaskan nafsu mereka secara bersamaan.

Kemudian dua orang terkakhir tadi menarik tangan  Kirana, melingkarkan jari-jari  Kirana di penis mereka dan menyuruhnya untuk mulai mengocok penis-penis mereka, sementara dua orang lainnya berlutut di samping  Kirana, dan menarik buah dadanya untuk kemudian digosokan pada penis mereka.

Sekarang  Kirana sudah dalam keadaan berlutut, tubuhnya bergoyang maju mundur. Tujuh dari sepuluh orang itu terus-menerus menggunakan tubuh  Kirana untuk membuat mereka puas. Tidak seorang pun peduli dan melihat bahwa  Kirana sama sekali tidak bisa bergerak. Semuanya tampak sangat bernafsu memperoleh bagian tubuh  Kirana.

Setelah beberapa menit rasa sakit itu mulai bisa ditekan oleh  Kirana.  Kirana terus memejamkan matanya karena ia tidak ingin melihat bagaiman orang-orang itu mempergunakan tubuhnya untuk memuaskan mereka. Ia hanya berharap semua itu segera selesai, karena dirinya hampir tidak bisa lagi menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.

Orang di anus  Kirana lebih dulu orgasme. Ketika ia selesai dan menarik penisnya keluar, orang lain maju dan dengan mempergunakan sperma orang yang pertama, ia melumasi penisnya dan memasukannya ke anus  Kirana.

Lalu orang di mulutnya menyemburkan sperma, membuat  Kirana tersedak tak bisa bernafas, berusaha sekuat tenaga menelan sperma orang itu.Lalu penis itu ditarik dan digantikan oleh penis lain, yang kali ini lebih besar.  Kirana berusaha membuka mulutnya, tapi orang itu tidak sabar dan langsung mendorong penisnya masuk, dan mulai bergerak.Ia mendorong penisnya dalam-dalam dan tidak menariknya keluar, terus menahannya di dalam tenggorokan  Kirana.

Kirana kemudian merasakan getaran dari tubuh Imam di bawahnya dan cairan hangat mengalir ke dalam vaginanya, segera setelah itu orang lain menggantikan posisi Imam tadi.Orang-orang tadi bergantian memperkosa  Kirana di seluruh lubang yang ada, ia terus menelan semua sperma yang disemburkan di dalam mulutnya.

Dua orang di depan wajahnya mengocok penisnya masing-masing dan mengarahkan penisnya ke wajah  Kirana.Ketika  Kirana melihat ke bawah, orang di bawah tubuhnya sedang menatap wajahnya dan kepalanya diganjal oleh kedua tangannya.

Tak lama kemudian sperma kembali masuk ke dalam vagina  Kirana, dua detik kemudian sperma menyembur ke anusnya.Penis lain kembali masuk ke vagina  Kirana.  Kirana kembali memejamkan matanya, ia sekarang hanya bisa mengeluarkan suara erangan, “ aghhh aghh aghh…” . yang semakin tinggi ketika penis lain masuk ke anusnya.

Ketika ia membuka matanya lagi,  Kirana melihat sebuah penis diarahkan ke wajahnya.Kepala penisnya berwarna ungu bulat, dan beberapa detik kemudian sperma menyembur menghantam wajahnya mengalir masuk ke mulutnya.

Orang tubuh kemudian minggir dan sebuah penis lain maju mendekat.Sepanjang malam  Kirana terus melanyani sepuluh orang itu hingga semuanya mendapat bagian menggunakan mulut, vagina dan anusnya paling sedikit satu kali.

Dan ketika orang-orang tersebut puas dan menjauh dari tubuh  Kirana, tubuh  Kirana tersungkur , terkapar tak berdaya . Kirana lalu mengangkat wajahnya berusaha melihat orang-orang yang mengelilinginya, setelah itu semuanya gelap  Kirana tak sadarkan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*